Fasilitasi Kesehatan Pencegahan Hipertensi di Kampung Nangleng, Desa Lemah Duhur, Kabupaten Bogor

Authors

  • Stefani Yulita Leftungun Universitas Indonesia Maju
  • Ayu Suranti Listriyani Universitas Indonesia Maju
  • Dini Auliana Manenti Universitas Indonesia Maju
  • Felix Sandya Universitas Indonesia Maju
  • Intan Cahyani Universitas Indonesia Maju
  • Luqman Yoga Prawira Universitas Indonesia Maju
  • Sabiha Mawaddah Sopian Universitas Indonesia Maju
  • Winanda Alifiana Universitas Indonesia Maju
  • Nina Nina Universitas Indonesia Maju

DOI:

https://doi.org/10.53801/jpmsk.v2i3.115

Keywords:

fasilitasi kesehatan, hipertensi

Abstract

Latar belakang: Angka prevalensi hipertensi di Provinsi Jawa Barat merupakan angka prevalensi hipertensi tertinggi dibandingkan dengan provinsi lainnya yang ada di Indonesia, yaitu sebesar 39,6%. Kota Bogor merupakan kota atau kabupaten di Jawa Barat yang memiliki jumlah penderita hipertensi tertinggi, yaitu sebanyak 830.741 orang.

Tujuan: Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk membangkitkan semangat peserta untuk menambah pengetahuan dan memperbaiki aktivitas fisik serta pola makan melalui program CERDIK.

Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan menggunakan metode fasilitasi dengan pendekatan FGD melalui media lembar balik.

Hasil: Hasil pre-test dan post-test dimana dari 14 ibu-ibu usia produktif sebanyak ada 9 peserta (64,28%) yang pengetahuannya cukup baik. Setelah dilakukan penjelasan dengan media lembar balik didapatkan peningkatan pengetahuan menjadi 80% atau 11 peserta (78,57%) pengetahuan baik tentang hipertensi.

Kesimpulan: Dapat disimpulkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu-ibu tentang pencegahan hipertensi di Kampung Nangleng, Desa Lemah Duhur, Kabupaten Bogor.

Downloads

Published

2023-06-30